KULIAH UMUM: PT MITRATANI DUA TUJUH DALAM PROSPEK PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI di ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA 2015)

Jember, 24 Agustus 2015 Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, penyatuan dalam bidang pendidikan dan dunia usaha sangat    dibutukan. Tidak hanya itu, peningkatkan produktivitas, pengembangan SDM dan teknologi juga dibutuhkan untuk  mendukung tercapainya hal tersebut. Demikian yang disampaikan oleh Wasis Pramono selaku direktur PT. Mitratani Dua Tujuh, Jember ketika menjadi pemateri pada acara kuliah umum dan penerimaan mahasiswa baru program studi Teknologi Agroindustri tahun ajaran 2016-2017, Fakultas Teknologi Pertanian-Universitas Jember.

PT. Mitratani Dua Tujuh merupakan salah satu agroindustri sayuran segar terkemuka terutama edamame di kabupaten Jember. Produk edamame yang dihasilkan mampu bersaing di pasar global. Tidak hanya produk edamame, PT. Mitratani Dua Tujuh juga mempunyai beberapa produk seperti mukimame, okra, buncis, sari edamame dan aneka sayuran beku (36 item jenis produk sayur beku). Produk-produk tersebut telah dipasarkan baik di pasar global seperti Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Eropa dan USA maupun pasar lokal (se-Jawa & Bali).

Dalam kuliah umum tersebut Wasis mengatakan “untuk meningkatkan produktivitas dibutuhkan struktur organisasi R&D perusahaan yang didukung oleh lembaga yang kompeten; pengembangan SDM dengan kapabilitas kompetensi yang unik dan spesifik; serta dibutuhkan teknologi yang dapat memanfaatkan alam”. Dengan demikian, diharapkan adanya hubungan yang selaras antara lembaga pendidikan dengan pihak pengusaha (perusahaan atau agroindustri) untuk menghasilkan suatu produk yang dapat diterima oleh pasar baik di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, hal tersebut juga dapat dilakukan untuk menghadapi MEA sehingga produk yang dihasilkan tetap dapat eksis di pasaran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *